Sabtu, 13 Juli 2013

Makna Sebuah Perjalanan

Assalamualaikum,

Ijinkan aku untuk bisa bercerita kepadamu, walaupun pastinya hanya cerita yang biasa biasa saja. Cerita dari seorang manusia biasa ini.Aku akan bercerita kepadamu tentang kehidupan, aku akan berbicara kepadamu tentang persahabatan, aku akan mengabarkan kepadamu tentang perjuangan dan mungkin ada kalanya aku juga akan menghiburmu dengan kasih sayang serta lelucon. Tapi ijinkan juga aku untuk bisa berbagi getir berbagi asa dan juga berbagi kepahitan.


Melakukan sebuah perjalanan tanpa sebuah perencanaan yang matang kadang lebih bisa memberikan kepuasaan pribadi. Perjalanan itu aku lakukan keberapa minggu yang lalu, melarikan diri sejenak dari hiruk piku kesibukan kan pekerjaan rumah. .Untuk kemudian mencari semangat baru dari teman seperjuangan yang masih tinggal di kota Solo. Dan tentu saja, berusaha untuk lebih akrab lagi dengannya.

 
Cerita Perjalananku

Sabtu, 29 juli 2013 menjadi awal catatan perjalananku.

Sepeda motor selalu jadi pilihan utama saya ketika melakukan sebuah perjalanan yang tidak terlalu diburu waktu,selain murah meriah tentu saja ini adalah salah satu alat transportasi yang paling cocok dengan kantung mahasiswa seperti saya walaupun mengandung resiko yang cukup besar dalam menempuh jarak yang cukup jauh. Kota Solo sebagai kota tujuan pertama saya sebelum ke Jogja.


Sabtu pagi jam menunjukkan pukul 7.30 tepat, dengan menggunakan sepeda motor saya berangkat bersama seorang teman yang kebetulan kepingin berlibur ke Solo untuk menonton Solo Batic Carnival (SBC) kebetulan akan di laksanakan sore itu juga. Perjalanan selama kurang lebih 6 jam menuju Kota Solo yang jaraknya sekitar 139 km dari kota Batang. Untuk mengurangi rasa bosan diantara kemacetan lalu lintas aku mengajak kawanku mengobrol. "Banyak hal yang bisa membuat seseorang memiliki ketertarikan dengan tempat dan lokasi tertentu". Bagi saya Solo dan Jogja tentu saja adalah kota yang saya anggap memiliki ciri khas kebudayaan yang sangat indah. Solo juga mengingatkan saya melalui lantunan lagu lagu campursarinya mas didi kempot yang banyak bercerita tentang kota solo dan Jogja. Lagu lagu seperti,Stasiun Balapan, Parangtritis.

Pukul 14.00 wib saya telah sampai di Solo, aku dan kawnku bergegas untuk menemui sahabat kami yamg sudah menanti kedatangan kami di solo. Perjalananku terhitung cukup lama karena untuku ini perjalanan touring yang pertama kali aku lakukan. Sebelum kedatanganku ke Kota Solo dia bersedia menjadi pemandu dadakan untuk menjelajahi sudut sudut kota solo yang pasti akan lebih dikenalnya dibanding saya. Itulah yang membuaku semakin bersemangat. Karena dia sedang sibuk mempersiapkan untuk pelaksanaan karaval sore nanti dia menyuruh kami untuk menunggunya di Balai Kota Solo seraya memyaksikan Karnaval yang akan di mulai tidak lama lagi. “ Bertanya di jalan menjadi pilihan yang paling realisitis agar kami bisa sampai di tujuan dan tidak salah arahbegitulah yang kawan saya lakukan ketika berhenti di lampu merah. 

Solo Batic Karnival dimulai kurang lebih pukul 18.00 wib, sebuah karnaval yang menggunakan batik sebagai tema utama baik berkitan dengan busana dan penampilannya. Sepanjang Jalan Slamet Riyadi menjadi panggung bagi para model memeragakan busana hasil desain kreasi mereka sendiri. Ratusan ribu penonton terlibat dalam perayaan Solo sebagai Ibukota Batik ini.

foto di atas adalah sekilas tentang Solo Batic Karnival yang sedang berlangsung

Tak terasa malam pun menjelang kami bertiga bergegas mencari makanan, Berkunjung ke suatu kota tidak akan lengkap rasanya kalau tidak mencicipi kuliner khas setempat. Satapan malam kami waku itu cukup mengenyangkan, selanjutnya aku di antar menuju penginapan atau kosan temannya untuk beristirahat.


Minggu, 30 juni 2013

Pagi pukul 07.00 wib aku bersama sahabat-sahabatku menuju Stadion Manahan. Pagi itu aku akan diajaknya menikmati sarapan di Solo, Nasi liwet dan opor ayam lesehan dekat stadion sajian sarapan kami pagi itu. Pukul 14.00 aku menunggu kawanku yang tinggal di solo untuk menjemputku di kosan .Sesuai janjinya yang ditawarkan untuk mengajakku menjelajah kota solo. Setelah seharian menikmati kebersamaan kini malam pun menjelang, akupun di ajaknya untu menikmati sepiring nasi goreng dan segelas the. Kebersamaan itulah yang menghangatkan suasana tawa kami berempat laksana sodara kandung. Selanjutnya kami menuju tempat nongkrong favorit muda mudi kota Solo untuk sekedar menikmati malam terakhirku di kota budaya ini. Banyak hal yang kami bicarkan saat itu, penuh semangat, motivasi, keceriaaan dengan sekotak kurma mengiringi obrolan kami menikmati malam.


Senin, 1 juli 2013

Akhir dari sebuah perjalanaku di Kota solo, Tak ada perjalanan tanpa pulang. Penuh pelajaran, kebesamaan, keramahan dan keakraban yang aku dapatkan dalam perjalananku ini. Terimakasih 
Allah yang sudah sangat baik dengan saya, melindungiku selama perjalanan, rencana allah sangatlah indah tak pernah terbayangkan sebelumya akan semenyenangkan ini liburan saya di solo. Terimakasih sahabat-sahabat baruku untuk waktu yang kalian luangkan untukku. aku tidak akan pernah melupakan kebersamaan kita kemarin. Salam Sukses untuk kalian semua. :)



2 komentar: